Senin, 15 Oktober 2007

Mengenai Teknik Kelautan

Hello Fellows,

Kalo kamu pengen tau mengenai apa siih jurusan Teknik Kelautan itu mengenai apa, let me tell u ;)

Teknik Kelautan selalu disalah artikan sebagai jurusan yang mempelajari mengenai budi daya kelautan, jika itu yang ada di benak kalian salah banget bos!!

Teknik Kelautan merupakan jurus
an yang dulunya merupakan pecahan dari Teknik Sipil ( untuk di ITB ) mungkin untuk di Perguruan Tinggi lain berbeda. Nah.. karena berangkat dari Teknik Sipil, maka fokus pelajaran yang diajarkan di jurusan ini juga sangat berbeda jauh sekali dengan budi daya perikanan.

Secara umum Teknik Kelautan mempelajari :
  • cara membangun struktur fisik yang berada di pantai dan lepas pantai
  • permodelan rona pantai
  • metocean analisis

Seperti kita ketahui bersama bahwa, kebijakan pemerintah bahkan sampai saat ini masih menganak tirikan infrastruktur yang berbasiskan kelautan. Hal ini merupakan hal yang tidak rasional dilihat dari hampir sebagian besar wilayah Indonesia merupakan laut, ini dapat dijadikan alasan kemungkinan penyebab terhambatnya pembangunan di selain P. Jawa.

Pulau yang mempunyai batas laut, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku dan Papua seperti terisolir dari peradaban. Tidak bisa dipungkiri daerah tersebut mempunyai kecenderungan kekurangan infarstruktur pendukung kemajuan daerah mereka.

Akan tetapi pada saat zaman otonomi daerah ini, Bupati masing2 daerah seakan baru menyadari bahwa pembangunan infrastruktur laut gerbang transportasi daerah mereka dengan daerah lain perlu segera untuk dibangun.

Dengan alasan ini maka hampir seluruh daerah kabupaten ingin membuat pelabuhan, di masing-masing daerahnya. Meskipun terkadang permintaan pembuatan pelabuhan tidak rasional cenderung seperti arogansi daerah tanpa melihat peta pelabuhan yang ada di daerah sekitarnya dan daerah hinterland yang akan disokong oleh pelabuhan tersebut.

Jika sekarang terdapat 33 propinsi dan dengan mengambil rata-rata terdapat sepuluh kabupaten dan lima diantaranya berbatasan dengan laut, maka terdapat 165 pelabuhan yang akan direncanakan oleh PemDa Kabupaten.

Ahli pelabuhan di Indonesia masih bisa dihitung oleh jari, baru terdapat 1 ( satu ) profesor di Teknik Kelautan. Dapat di simpulkan bahwa hanya untuk wilayah pembangunan struktur pantai kesempatan untuk lulusan Teknik Kelautan ,yang hanya terpada di 3 perguruan tinggi di Indonesia , masih sangat luas.

So saya tidak akan berpanjang lebar, jika ada pertanyaan pliss.. kasih komen..

Bagi kamu anak SMA yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi saya kira, jurusa yang tepat adalah Teknik Kelautan..

Regards,

RAW

Senin, 08 Oktober 2007

Bagaimana siih transportasi minyak di bawah laut??

Terdapat 3 (macam) cara mengalirkan fluida dalam volume besar dari satu tempat ke tempat yang lain. Pertama, fluida cair dalam bentuknya yang bermacam-macam selalu siap diangkut dalam barel-barel tangki dengan berbagai macam kendaraan atau alat transportasi seperti truk, tongkang, tanker dan gerbong kereta api. Komponen penting dari pilihan ini adalah tingkat fleksibilitasnya yang tinggi jika dilihat dari kemampuannya dalam melakukan bongkar muat. Kedua, pengangkutan dilakukan dengan menggunakan jalur pipa yang menghubungkan 2 (dua) tempat bongkar muat, dengan daya dorong pompa. Ketiga, terkadang kombinasi dari kedua metoda diatas dapat digunakan tergantung dari kondisi dan keperluan dilihat dari tingkat efisiensi pengangkutan.

Untuk keperluan industri minyak dan gas, terutama pada fasilitas lepas pantai metoda yang banyak digunakan adalah dengan menggunakan fasilitas pipa bawah laut. Pipa yang tergelar dibawah laut menyalurkan minyak atau gas dari dan antar anjungan lepas pantai atau digunakan untuk mengalirkan ke fasilitas produksi yang berada di darat.

Pipa yang tergelar di dasar laut dihubungkan dengan anjungan lepas pantai (platform) yang berada di atas permukaan laut dengan menggunakan riser. Riser adalah pipa dengan arah vertical yang menghubungkan antara pipa bawah laut dan fasilitas anjungan lepas pantai atau fasilitas produksi lainnya.