Terdapat 3 (macam) cara mengalirkan fluida dalam volume besar dari satu tempat ke tempat yang lain. Pertama, fluida cair dalam bentuknya yang bermacam-macam selalu siap diangkut dalam barel-barel tangki dengan berbagai macam kendaraan atau alat transportasi seperti truk, tongkang, tanker dan gerbong kereta api. Komponen penting dari pilihan ini adalah tingkat fleksibilitasnya yang tinggi jika dilihat dari kemampuannya dalam melakukan bongkar muat. Kedua, pengangkutan dilakukan dengan menggunakan jalur pipa yang menghubungkan 2 (dua) tempat bongkar muat, dengan daya dorong pompa. Ketiga, terkadang kombinasi dari kedua metoda diatas dapat digunakan tergantung dari kondisi dan keperluan dilihat dari tingkat efisiensi pengangkutan.
Untuk keperluan industri minyak dan gas, terutama pada fasilitas lepas pantai metoda yang banyak digunakan adalah dengan menggunakan fasilitas pipa bawah laut. Pipa yang tergelar dibawah laut menyalurkan minyak atau gas dari dan antar anjungan lepas pantai atau digunakan untuk mengalirkan ke fasilitas produksi yang berada di darat.

Pipa yang tergelar di dasar laut dihubungkan dengan anjungan lepas pantai (platform) yang berada di atas permukaan laut dengan menggunakan riser. Riser adalah pipa dengan arah vertical yang menghubungkan antara pipa bawah laut dan fasilitas anjungan lepas pantai atau fasilitas produksi lainnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar